Sejarah Pacanggaan


Asal Mula Desa Pacanggaan


Menurut sesepuh desa Pacanggaan , Dahulu kala segala hasil pertanian seperti beras, jagung, kacang dan hasil pertanian lainnya di bawa ke pasar untuk di tukar (Barter) karena masyarakat butuh kebutuhan lain selain beras seperti contoh ikan, baju  serta kebutuhan lainnya., Desa Pacanggaan merupakan tempat strategis untuk menuju pasar tradisional yaitu pasar Pangarengan , Karena tempat lewat para pembawa hasil pertanian oleh para petani , orang Pacanggaan sendiri sering menyanggah mereka yang sedang lewat untuk menukar hasil pertanian mereka untuk menukar atau membeli hasil pertanian tersebut, lama kelamaan orang terbiasa menyebut Panyanggahan , dan pada akhirnya orang biasa menyebut Pacanggaan karena kata itu gampang di sebutnya.
Kurang lebih 8 tahun yang lalu desa Pacanggaan tergabung dalam wilayah kecamatan Torjun Kabupaten Sampang namun kira-kira pada tahun 2002 dengan berkembangnya penduduk di adakan pemakaran wilayah Pangarengan memiliki kecamatan sendiri.
Adapun Desa Pacanggaan dibagi menjadi 4(Empat) dusun, yaitu:
1.      Dusun Danan
2.      Dusun Nanggungan
3.      Dusun Asemkerrep
4.      Dusun Cangga
Para pejabat Bekel atau Kepala Desa Pacanggaan semenjak berdirinya Desa Pacanggaan adalah sebagai berikut:
No
NAMA
MASA JABATAN
KETERANGAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
H.Besuni
H.Asmarah
H.Nawawi
H.Abu Siri
H.Tufri
H.Syaiful Islam
H.Sariyadi
H.Syaiful Islam
-
-
-
-
-
1994 – 2010
2010 – 2016
2017 - sekarang
Kepala desa pertama
Kepala desa kedua
Kepala desa ketiga
Kepala desa keempat
Kepala desa kelima
Kepala desa keenam
Kepala desa ketujuh
Kepala desa kedelapan
Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa desa Pacanggaan adalah desa yang warganya sering menyanggah mereka yang sedang lewat untuk menukar hasil pertanian mereka untuk menukar atau membeli hasil pertanian tersebut, lama kelamaan orang terbiasa menyebut Panyanggahan , dan pada akhirnya orang biasa menyebut Pacanggaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar